Cara Menghitung Kebutuhan Keramik Lantai dan Dinding

Cara Menghitung Kebutuhan Keramik – Sebuah konstruksi bangunan khususnya rumah, pada dasarnya memang memerlukan jenis-jenis material tertentu yang nantinya dipergunakan untuk melapisi bidang permukaan lantai yang terdapat pada rumah tersebut. Dan adapun untuk material-material yang mempunyai peran sebagai pelapis lantai jenisnya pun cukup beraneka ragam. Mulai dari marmer, granit, batu alam hingga yang paling umum atau bahkan menjadi salah satu material pelapis lantai yang banyak dipergunakan oleh sebagian besar masyarakat yaitu keramik. Tidak hanya banyak dimanfaatkan untuk melapisi bidang permukaan lantai saja, akan tetapi keramik juga terbilang cukup populer diaplikasikan pada bidang lain yang salah satunya adalah penggunaan keramik pada dinding.

Ada beberapa hal yang perlu untuk lebih diperhatikan ketika hendak memasang keramik pada lantai maupun dinding. Dan adapun perihal seperti yang dimaksud, beberapa diantaranya ialah mengenai pemilihan warna sekaligus desain atau motif dari keramik itu sendiri. Apabila hendak memasang keramik dinding kamar mandi, maka keramik yang hendak dipilih juga harus disesuaikan dengan jenis keramik yang seharusnya dipasang pada ruangan tersebut. Jika bidang yang akan didekorasi atau dilapisi dengan keramik adalah dinding teras rumah, maka pemilihan jenis atau motif keramik juga harus disesuaikan sebagaimana mestinya. Disamping pemilihan motif atau jenis keramik, masih ada faktor lain yang mana juga harus lebih diperhatikan ketika hendak membeli dan memasang keramik pada rumah. Terlebih mengenai cara menghitung kebutuhan keramik lantai dan dinding.

Cara Menghitung Kebutuhan Keramik

Cara menghitung kebutuhan keramik lantai dan dinding terbilang perlu untuk diketahui karena hal ini pada dasarnya memang sangat membantu untuk kedepannya. Baik itu pada segi anggaran yang harus disediakan hingga berapa banyak jumlah keramik yang harus dan cukup untuk dibeli. Selain itu, dengan mengetahui cara menghitung kebutuhan keramik, metode ini bisa mengantisipasi terjadinya hal-hal yang kurang diinginkan. Semisal terjadinya keramik yang pecah ketika berlangsungnya proses pemasangan. Terlepas dari itu semua, bagi yang hendak membeli keramik dari jenis, motif, warna serta ukuran-ukuran tertentu dan kemudian akan memasangnya pada dinding ataupun lantai, akan tetapi masih belum mengetahui berapa jumlah keramik yang dibutuhkan, maka tidak ada salahnya jika menyimak beberapa ringkasan mengenai cara menghitung kebutuhan keramik sebagaimana berikut ini;

Menghitung Kebutuhan Keramik

  • Ukuran lantai panjang 1,35m lebar 1,35m
  • Luas pasangan keramik = 1,35m x 1,35m = 1,8225 m2.
  • faktor keamanan 3% = 3/100 x 1,8225 m2 = 0,054675 m2.
  • Total kebutuhan keramik = 1,877175 m2 = 2 duz keramik ukuran 20cm x 20cm.

Cara menghitung kebutuhan keramik lantai dan dinding seperti yang telah disampaikan adalah beberapa metode yang berhasil dikutip dari berbagai sumber. Meskipun tergolong sebagai metode yang berupa kutipan, akan tetapi cara yang telah disajikan setidaknya masih bisa rekan-rekan pergunakan untuk menghitung jumlah kebutuhan keramik yang harus dibeli.